Pemimpin Yang Tidak Tahu Malu

Rakyat Miskin penerima BLT Berjubel-jubel diuntuk menukar kuponnya. katanya: Alhamdilillaaah.. bisa untuk menyambung hidup….
Betapa berharganya uang Rp. 100.000,-Bagi rakyat miskin harta…
Sementara Sang pejabat dengan bangganya meninjau langsung pembagian BLT dengan menaiki Volvo & kemeja Batik/Baju Safari yang kami yakin harganya lebih dari Rp. 100.000,-

Apakah pemimpin kita termasuk seorang yang sederhana???
Apakah pemimpin kita termasuk seorang yang Sombong ???

Seperti jaman Kompeni saja…. Rakyat diperas untuk bayar berbagai pajak,iuran, dan pungutan dan disuruh untuk
hemat BBM, hemat listrik, Naik angkutan umum, Sementara mereka Naik Land Cruiser, Volvo, BMW yang sering melaju disela-sela
Padatnya pengendara motor dan Reotnya angkutan Umum.

Maap… Untuk ikut andil dalam membangun negara Hasilkebun cuma bisa Jualan + tidak sembarang Buang sampah & tertib berlalulintas dijalan.

Bagaimana dengan Anda???

8 Balasan ke Pemimpin Yang Tidak Tahu Malu

  1. transmorfosis mengatakan:

    setuju banget. Pemimpin kita memanmg tidak tahu malu. bener yang sudah tertera dalam tulisan di atas.

  2. cahpemalang mengatakan:

    Pendapat saya :”Mungkin anda melihat dari satu sisi saja, semisal seorang pemimpin berpergian dengan menggunakan becak, sepeda mini atau segala hal yang agar lebih dekat dengan rakyat, itu tidak harus setiap saat, terkadang kita juga harus menunjukan bahwa kita adalah seorang pejabat tapi jangan sombong, kita harus rendah hati tidak menunjukan kedudukan kita, kalau bisa kita membaur tapi tetap tidak menutupi latar belakang kita, dengan menjaga kewibawaan kita dimata mereka”, Maaf klo pendapatku salah, silahkan dikomentari…

  3. Rizki on benbego mengatakan:

    berarti itu cuma soal kulit luarnya aja. yg susah mengenal sisi dalamnya. mau pake kendaraan apa aja juga boleh, asal bener aja kerjanya.

  4. masdhenk mengatakan:

    saya juga heran, pas KALLA atau SBY meninjo pembagian BLT itu, dimanakah hati nuraninya ya??

    dia datang dengan mobil mewah, dan digaji tiap bulan dengan gaji tinggi,
    dan mereka datang untuk melihat orang orang, yang dulunya memilih dia agar jadi presiden, yang sekarang berebut hanya untk uang seratus ribu rupiah ….
    saya yakin, hati para pemimpin itu telah MATI…, melihat rakyat yang telah berjasa pada dia, tetapi datang dengan jumawa..

  5. masdhenk mengatakan:

    @cahpemalang

    mas, haruskah pemimpin harus ingin dihormati??? tidakkkah cukup para rakyat disuruh tereak tereak pas kampanye nya, disuruh mengencangkan ikat pingggang, dan disuruh minggir saat pejabat pejabat/ penjahat penjahat lewat???

    malangnya rakyat..

  6. isasurya mengatakan:

    gak usah mikirin pemimpin-pemimpin sekarang, dah gak ada yang bisa diandelin
    mendingan kalo kita punya duit lebih langsung sedekah aja untuk yang butuh disekitar kita, sapa tau dari rejeki yang kita kasih ke orang miskin bisa nambah rejeki kita, karna doa orang miskin pasti didenger sama Tuhan,

    jangan lupa minta di doain jadi anggota DPR/DPRD ya….:)

  7. d2mq mengatakan:

    Ya wuisss… wong udah takdir toh mas…
    Baik “pemimpin” yang di bicarakan di atas ataupun kita sebagai “pemimpin” untuk sendiri, JUGA PERLU PENGHASILAN…..
    Ya… yang namanya penghasilan ya…. harus dicarii (eh.. salah dijemput)
    ya… nyarinya atau caranya…. ya…… terserah…..
    apa mau cara yang ‘menang’ atau mau ‘cara yang kalah”
    menang artine….. 2 kosong win! 1 untuk kebahagiaan dunia, 1 nya untuk akhirat

    http://www.blogfaikao.wordpress.com

  8. d2mq mengatakan:

    How about you opinion about this:
    http://blogfaikao.wordpress.com/2008/06/07/iklash-penghasilan-kita-dipotong-pajak/
    can you give your comment..?
    thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: